Sorong – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sorong terus menunjukkan komitmen dalam memperkuat sinergi antar instansi dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut ditunjukkan melalui pemberian materi keimigrasian kepada prajurit Satuan Tugas Marinir Pengamanan Pulau Terluar (Satgasmar Pam Puter) XXIX Tahun 2025 di Markas Komando Armada III (Koarmada III) Katapop, Kabupaten Sorong, Rabu (14/05/2025).
Dalam kegiatan ini, Rizqi Naufal selaku Analis Keimigrasian sebagai narasumber memberikan pemaparan mengenai pemeriksaan keimigrasian bagi awak alat angkut laut, yang menjadi salah satu aspek penting dalam pelaksanaan tugas pengamanan di wilayah perbatasan dan pulau-pulau terluar.
Rizqi Naufal menjelaskan bahwa pemeriksaan keimigrasian terhadap awak kapal merupakan bagian dari pengawasan keimigrasian di wilayah perairan, khususnya yang berbatasan langsung dengan negara lain. Ia juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap dokumen perjalanan, izin tinggal, serta prosedur pemeriksaan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan keimigrasian.
“Pengetahuan dasar mengenai pemeriksaan keimigrasian sangat penting bagi prajurit yang akan bertugas di pulau-pulau terluar. Hal ini tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga bagian dari perlindungan terhadap kedaulatan negara,” ungkap Rizqi Naufal di hadapan para prajurit Satgasmar.
Para peserta terlihat antusias dan aktif berdiskusi selama sesi berlangsung. Kegiatan ini menjadi wadah yang sangat bermanfaat dalam meningkatkan koordinasi dan pemahaman lintas sektor, khususnya antara TNI AL dan Imigrasi dalam pengawasan wilayah perbatasan laut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan prajurit Satgasmar Pam Puter XXIX semakin siap dan cakap dalam menjalankan tugasnya di wilayah perbatasan, serta mampu mendeteksi dan mencegah berbagai bentuk pelanggaran keimigrasian yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan nasional.
