Senin, 22 April 2024
English EN Indonesian ID

SEJARAH SINGKAT

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sorong pada mulanya merupakan Pos Imigrasi di bawah pengawasan Kantor Imigrasi Jayapura dengan tugas melayani kapal – kapal yang datang ke Sorong untuk memuat hasil bumi berupa minyak, dengan semakin meningkatnya pengeboran minyak di daerah Kasim Sele dan Salawati yang memperkerjakan Tenaga Kerja Asing ( TKA ) sehingga beban / Volume kerja semakin meningkat.

Dengan adanya penigkatan Volume kerja maka status Pos Imigrasi yang pada saat itu berkedudukan di pulau Doom ditingkatkan menjadi Kantor Imigrasi yang beralamat di Jl. Ahmad Yani Komplek Pelabuhan Sorong. Pergantian status pos Imigrasi menjadi Kantor Imigrasi berlangsung pada tahun 1965.

Dengan semakin berkembangnya baik volume kerja maupun perkembangan kota Sorong maka pada Tahun 1982/ 1983 melalui APBN Kantor Imigrasi Sorong mendapat alokasi dana pembangunan unutk membangun sebuah kantor Imigrasi dilengkapi dengan ruang detensi yang terleltak di Jl. Masjid Raya HBM Sorong.

Letak Kota Sorong sangat strategis karena merupakan jalur pintu masuk- keluar menuju Provinsi Papua. Kota Sorong memiliki sumber daya alam yang sangat potensial sehingga membuka peluang bagi investor dalam maupun luar negeri untuk menanamkan modalnya.

Kota Sorong dijuluki sebagai “ Kota Minyak ” karena sejak tahun 1947, daerah ini memiliki sumber daya alam yang melimpah terutama pengolahan minyak bumi.

Sarana pelabuhan samudera dengan klasifikasi kelas 3 (tiga) sara terminal, sara gedung, gedung dengan disinggahi oleh armada angkutan laut seperti kapal penumpang mewah, kapal perintis antar pulau dan kapal-kapal barang/ Kapal pesiar yang jadwalnya tiap hari disinggahi 2-3 kapal dari berbagai daerah atau perairan. Jumlah pelabuhan umum 3 unit dan dermaga khusus 10 unit yang dilengkapi dengan terminal penumpang dan sarana gudang serta lapangan dan kapasitas rata-rata 1 terminal armada angkutan laut milik PT. PELNI 6(enam) buah dan kapal perintis 6 (enam) buah. Saran perhubungan udara yang ada di Kota Sorong 1 (satu) unit yaitu Bandara DOMINE EDUARD OSOK yang panjangnya mencapai 1.800 M2 dengan klasifikasi bandar udara kelas 2.

Kantor Imigrasi Sorong hingga saat ini telah dipimpin oleh 19 kepala kantor yaitu :

  1. JOHN SAROJA SALEH ( 1965- 1970 )
  2. MAKHMOEN POERADIREDJA ( 1970 – 1974 )
  3. ATET MARTAKUSUMA ( 1974 – 1975 )
  4. MARSONGKO ( 1975 – 1979 )
  5. MUNAWAR SUKARNA ( 1979 – 1983 )
  6. SOEPAAT ( 1983 – 1986 )
  7. AMIEN MARTOJO, BA. ( 1986 – 1989 )
  8. SOEHARTO ( 1989 – 29 Maret 1991 )
  9. WANMENAK SALIMUDIN ( 30 Maret 1991 – 19 September 1995 )
  10. TOMMY MUKADI HARDJADIBRATA ( 20 September 1995 – 24 Maret 1998)
  11. TONY SINAGA, SH. ( 25 Maret 1998 – 10 Maret 2003 )
  12. ACHMAD WIDODO ( 11 Maret 2003 – 25 Juni 2006 )
  13. LUKMAN NURHAKIM ( 26 Juni 2006 – 10 Maret 2008 )
  14. DADDY SURYADI, SH. ( 11 Maret 2008 – 24 Februari 2011 )
  15. WIDI HANDOKO, SH,MH ( 25 Februari 2011 – 28 November 2012 )
  16. UMAR FAUZIE, SE,SH ( 29 November 2012 – 30 September 2013 )
  17. SIGIT SETYAWAN, Amd.Im, S.Sos, M.Si ( 28 Januari 2014 – 9 Januari 2017 )
  18. PUTUT SUKOCO NUSANTORO, SH., MH ( 10 Januari 2017 – 16 Oktober 2018 )
  19. JERRY RISNANDAR SAKTINEGARA, S.S., M.M ( 17 Oktober 2018 – 03 November 2020 )
  20. FERDY MAULANA, Amd. Im., S.H., M.AP. ( 10 Februari 2021 – Sekarang )

 

KONDISI GEOGRAFIS DAN WILAYAH KERJA

Kondisi Geografis Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sorong meliputi 1 (satu ) Kota Administratif dan 7 ( tujuh ) Kabupaten Daerah Tingkat II yaitu :

Kota Administratif Sorong, Kabupaten Sorong, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Fak-fak, Kabupaten Kaimana, Kabupaten Tambraw dan Kabupaten Maybrat.

Kondisi Geografis Wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sorong terdiri dariKepulauandanPegununganhanya 3 (tiga ) Daerah Tingkat II yang dapat dijangkau dengan alat angkuttransportasi darat yaituKotam Administratif Sorong, Kabupaten Sorong dan Kabupaten Sorong Selatan.Sedangkankabupaten Fak-Fak, Kabupaten kaimana, Kabupaten Tambraw dan Kabupaten Maybrathanya dapat ditempuh dengankapal laut dan Pesawat Udara. Khusus untuk kabupaten Raja Ampat hanya dapat ditempuh denganAngkutan Laut,itupun kapal perintis dan kapal milik perusahaan yang ada di Kepulauan Raja Ampat.

Penyebaran jumlah Penduduk menurut data Statistik tahun 2020 sebagai berikut :

– kota Sorong dengan jumlah penduduk 284.410 Jiwa

– Kabupaten Sorong dengan jumlah penduduk 118.679 Jiwa

– Kabupaten Sorong Selatan dengan jumlah penduduk 52.469 Jiwa

– Kabupaten Raja Ampat dengan jumlah penduduk 64.141 Jiwa

– kabupaten Fak-Fak dengan jumlah penduduk 85.197 Jiwa

– Kabupaten Kaimana dengan jumlah penduduk 62.256 Jiwa

– Kabupaten Maybrat dengan jumlah penduduk 42.991 Jiwa

– Kabupaten Tambrauw dengan jumlah penduduk 28.379 Jiwa.

Letak Kota Sorong sangat strategis karena merupakan pintu masuk – keluar Provinsi Papua Barat dan Provinsi Papua, memiliki sumber daya yang sangat potensial sehingga membuka peluang bagi investor dalam maupun luar negeri untuk menanamkan modalnya.

Kota sorong dijuluki sebagai “ Kota Minyak” karena sejak tahun 1947, daerah ini memiliki sumber daya alam yang melimpah terutama pengolahan minyak bumi.

Sarana pelabuhan Samudera dengan Klasifikasi kelas 2 ( Dua ) sarana terminal yang disinggahi oleh armada angkutan laut seperti kapal penumpang mewah, kapal perintis antar pulau dan kapal-kapal barang/ Kapal pesiar yang jadwalnya tiap hari disinggahi 3 sampai 4 kapal dari berbagai daerah atau perairan.

Jumlah pelabuhan umum 3 (tiga ) Unit dan Dermaga Khusus 1 (satu ) unit yang dilengkapi dengan terminal penumpang dan sarana gudang serta lapangan dan kapasitas rata-rata 1 terminal armada angkutan laut milik PT. PELNI 6(enam) buah dan kapal perintis 6 (enam) buah. Sarana perhubungan udara yang ada di Kota Sorong ada 2 (dua ) Unit yaitu Bandara Domine Eduard Osok ( DEO ) yang panjangnya mencapai 2.400 M2 dengan klasifikasi bandar udara kelas 2 dan Bandar Udara yang lama ( Bandara Jefman ) .

Sektor kebudayaan dan pariwisata diharapkan kedepan akan menjadi primadona yang yang dapat diandalkan seperti keindahan Pulau Yack dan pulau- pulau yang terdapat di kabupaten Raja Ampat dan Kota Kaimana, serta taman rekreasi pantai Tanjung Kasuari, Pulau Soop, Pulau Ram Pulau Batanta yang tertdapat di Kota Sorong dan Sorong Kepulauan.